Hamas: Kembali Berunding dengan Zionis adalah Kejahatan Besar PDF Cetak E-mail
Oleh admin   
Thursday, 08 July 2010 15:12

SINAI Online: Jubir Hamas Dr. Sami Abu Zuhri menolak ajakan Presiden AS Barack Obama untuk melanjutkan perundingan langsung antara otoritas Fatah di Tepi Barat dengan penjajah Zionis Israel. Sementara Petinggi Hamas Dr. Shalah Bardawil menyatakan bahwa kembali berdialog dengan penjajah Zionis adalah kejahatan besar terhadap rakyat Palestina.

Abu Zuhri mengatakan, “Partisipasi apapun dalam perundingan dengan Zionis merupakan kejahatan nasional. Itu sama saja memberi payung bagi penjajah Zionis untuk melanjutkan kejahatannya terhadap rakyat Palestina dan tempat-tempat sucinya.”

Zuhri menegaskan bahwa seruan Obama dengan apa yang disebutnya “memperingan blockade” Zionis Israel atas Jalur Gaza adalah upaya untuk mempercantik blockade dan melegalkannya dan jaminan untuk berlanjutnya blockade tersebut.

Hal senada diungkapkan oleh Petinggi Hamas Dr. Shalah Bardawil. Ia mengatakan, “Di tengah-tengah berlanjutnya blokade, yahudisasi dan pengusiran warga dan anggota dewan dari kota suci Al-Quds, kami menilai masuk dalam perundingan baik langsung atau tidak langsung dengan penjajah Zionis Israel, sama saja menutupi kejahatan Israel dan berpartisipasi langsung dalam kejahatan tersebut.”

Bardawil menyeru gerakan Fatah untuk menarik diri dari sikap lemah ini dan kembali ke barisan rakyat Palestina, komitmen dengan prinsip-prinsip tetap Palestina, karena hal itu lebih selamat bagi Fatah.

Pernyataan Bardawil ini merespon apa yang disampaikan pihak AS usai kunjungan Netanyahu, bahwa dalam waktu dekat akan dilanjutkan perundingan langsung antara Zionis Israel dengan gerakan Fatah. (Ip/my)

Terakhir Diupdate ( Thursday, 08 July 2010 22:05 )