|
Indonesia Menjadi Penengah Antara Filiphina dan MILF |
|
|
|
|
Oleh fadjar
|
|
Tuesday, 13 July 2010 01:10 |
|
SINAI Online: Pemerintah baru Filiphina berencana menjadikan Indonesia sebagai penegah dalam perundingan damai dengan Front Pembebasan Islam (MILF).
Rencananya, pemerintah baru Filiphina akan mengajukan permohonan resmi ke Jakarta guna menjadi penengah dalam perundingan tersebut.
Hingga kini, Front Pembebasan Islam (MILF) sedang berupaya mendirikan negara terpisah di Filiphina Selatan, yang mayoritas penduduknya adalah muslim.
Sebelumnya, Malaysia ditunjuk menjadi penengah antara kedua belah pihak sejak 2001. Melihat posisi Malaysia sebagai negara muslim tetangga dan upayanya menekan ekskalasi kekerasan di Filiphina Selatan yang telah menelan korban hingga dua puluh ribu orang.
Presiden Filiphina baru Pino Aquino III dalam pernyataan kepada media Filiphina, Senin (12/7) berkata, pemerintah Filiphina baru tidak akan memaksa Malaysia untuk melanjutkan perannya sebagai penengah antara Filiphina dengan Front Pembebasan Moro. (Imo/Op)
|