Sekilas Tentang Studi Informasi Alam Islami (SINAI)

 

A. SEJARAH BERDIRI 

 Berawal  dengan forum diskusi yang bernama LESDIPI (Lembaga Studi Peradaban Islam), SINAI mulai dirintis. Forum itulah nama kumpulan  sembilan orang mahasiswa Kairo yang intens dengan alam islami. Mereka itu adalah Sugiono, Agus Purwanto, Qaris Tajuddin, Fahmi Zuber, Khairul Umam, Ahmad Jalaluddin, Agus Setiawan, Budiman Musthafa dan Syahroni Mardani. Forum ini dirasakan urgen oleh masyarakat Indonesia di Mesir. Karena pada waktu itu fasilitas internet jarang ditemui. Ditambah lagi dengan tidak adanya organisasi yang intens dalam bidang informasi.

  Dalam setiap pertemuannya, setiap anggota harus menyerahkan setoran tulisan masing-masing untuk dikritisi bersama. Maka pada tanggal 10 November 1995, hasi-hasil diskusi-diskusi itu tertuang nyata; SINAI, sebuah media masa intelektual.

 

Sampai sekarang, sudah 8 orang yang mendapat amanah menahkodai perjalanan SINAI.

1.      Khairul Umam Thayib, Lc. (sekarang di Indonesia)

2.      Ahmad Jalaluddin, MA. (sekarang di Indonesia)

3.      Alm. Andisal Faishal Ali, Lc. (Wafat dalam musibah Tsunami Aceh 2004).

4.      Muhammad Suharsono, Lc. (Sekarang dosen di sebuah institut swasta di ibukota dan aktif menulis di majalah Suara Hidayatullah).

5.      Muhammad Hafez Yulius, Lc. Dipl.  (Sekarang di Indonesia)

6.      Muhammad Sofwan, Lc, Dipl. (sekarang sedang proses penulisan tesis master di Universitas Ummu Darman, Sudan)

7.      Hanafi Yunus, Lc. Dipl. (sekarang berada di indonesia).

8.      Iswan Kurnia Hasan, Lc. Dipl (sekarang sedang proses penulisan tesis master di Universitas Liga Arab, Kairo, jurusan Filologi).

9.      Dedeng Agus, Lc. Dipl. yang lebih dikenal dengan nama Irsyad Azizi (sekarang sedang proses penulisan tesis master di Universitas Al Azhar, Kairo)

10.   Ahmad Musyafa’, Lc. (sekarang sedang menyelesaikan program master di Universitas Al Azhar, Kairo)

 

Dalam perjalanannya SINAI pernah sempat mencari bentuk dengan melakukan perubahan manhaj. Pada tahun 1997 (masa kepemimpinan Ahmad Jalaluddin), SINAI melebarkan sayapnya dengan membentuk beberapa divisi kajian. Antara lain Divisi Politik, Divisi Ekonomi, Divisi Sirah dan Dakwah, Divisi Terjemah, dan Divisi Pemikiran Kontemporer. Selain itu, dibentuk juga Bagian Kaderisasi yang akhirnya melahirkan Masyarakat SINAI.  Namun pada awal tahun 2000 (masa Muhammad Hafez, Lc) SINAI kembali kepada khittah semula; hanya berkutat pada bidang informasi saja.

Pada tahun 2006 (masa Irsyad Azizi Lc.) SINAI kembali melebarkan sayap dengan membentuk dua sayap kajian; Kajian Dunia Islam dan Kajian Pemikiran Islam. Divisi teknologi dan Informasi juga dibentuk khusus untuk mengelola website SINAI. 

 

B.      DASAR PEMIKIRAN

 

Surat Al-Hujurat ayat enam yang berbunyi:

يا أيها الذين آمنوا إن جاءكم فاسق بنبإ فتبينوا أن تصيبوا قوما بجهالة فتصبحوا على ما فعلتم نادمين.

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa berita maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya, yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu.”

 

C.    NAMA

 

Kelompok kajian ini bernama: SINAI singkatan dari “Studi Informasi Alam Islami”. Atau kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Arab dan Inggris:

 

مركز الإعلام والدراسات للعالم الإسلامي

The Information Center For Islamic World Studies

 

D.     MOTTO

 

“Mengumpulkan informasi, menganalisa, mengaitkan satu sama lainnya, membaca sejarah masa lalu, meneliti realitas, mengkaji masa-masa kebangkitan dan mengambil pelajaran dari kejatuhan bangsa-bangsa adalah kewajiban kaum muslimin, sama dengan kewajiban menuntut ilmu lainnya.”

 

E.      TUJUAN

 

-          Pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia muslim, melalui penggalian khazanah peradaban Islam

-          Wahana optimalisasi potensi dan peningkatan kreativitas dalam mewujudkan karakter Islam yang rahmatan lil‘âlamîn

-          Lembaga kajian dan studi keislaman dalam dimensinya yang syâmil (integral) dan kâmil (menyeluruh)

-          Memberikan kontribusi informasi seputar dunia Islam secara proporsional dengan visi keislaman.

 

F.      STATUS

 

SINAI adalah kelompok studi independen yang bernaung di bawah organisasi induk PPMI (Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia) di Kairo, Mesir.

 

G.    BENTUK KEGIATAN

 

-         Penerbitan Buletin dan buku-buku.

-         Penerbitan Kalaedoskop Dunia Islam di akhir tahun

-         Sekolah Menulis SINAI

-         Kajian Dunia Islam (KDI) mingguan

-         Kajian Pemikiran Islam (KPI)

-         Dialog bersama tokoh

-         Diskusi Pagi Bulanan

-         Pelatihan multi Keterampilan

-         Aksi solidaritas dunia Islam

-         Terjemah buku-buku Islam

-         Rihlah ilmiah dan kunjungan pustaka

-         Acara rutin kajian dunia Islam online di Radio Cummunity Jerman

-         Update pemberitaan dan tulisan website

 

H.     BENTUK KAJIAN

 

1. Sejarah Islam, yang meliputi:

-          Sejarah perkembangan dakwah Islam dari awal kelahirannya, masa pertumbuhan pemerintahan Islam, masa pertumbuhan pemerintahan Islam, masa kejayaan dan masa-masa kemunduran kekuasaan Islam, sebagai  manifestasi "waltandzur nafsun mâ qaddamat lighad"

-          Kajian teori-teori sejarah yang beranjak dari metodologi Islam dalam penulisan sejarah, sebagai upaya antisipatif atas fenomena distorsi sejarah

 

2. Politik, yang meliputi:

-          Perkembangan pemikiran politik umat Islam, baik berupa kajian khazanah intelektual muslim (referensi turâts) maupun kontemporer

-          Pengalaman politik umat Islam di negara-negara kawasan Timur Tengah, atau negara-negara Islam lainnya

 

3. Informasi, yang meliputi:

-          Pengumpulan informasi sekitar perkembangan dunia Islam kontemporer

-          Analisa peristiwa aktual yang terjadi di negara Islam

-          Penerbitan hasil-hasil dokumentasi dan analisa untuk diketahui masyarakat umum

 

I.        HASIL KAJIAN

 

-          Buletin SINAI (dulu majalah Izzah). Terbit dwi mingguan, mengangkat tema-tema aktual seputar dunia Islam, plus kolom khusus kekairoan dan rubrik-rubrik islami. Sampai saat ini, buletin SINAI menempati peringkat pertama dari segi oplah penerbitan per-edisinya, di antara puluhan majalah dan buletin mahasiswa Indonesia di Mesir. Buletin dipasarkan kepada seluruh masyarakat Indonesia di Mesir, termasuk para pejabat di lingkungan KBRI Cairo, pelajar dan mahasiswa, serta masyarakat umum

-          Buletin Ramadhan. Terbit mingguan pada bulan Ramadan

-          Buku-buku yang berkaitan dengan informasi dunia Islam. Di antaranya, buku "Sketsa Alam Islami", "Dunia Islam Menghadapi Konspirasi global, "Saddam Husein dari Istana ke Tiang Gantungan".

-          Menerbitkan kliping Dunia Islam

-          Menerbitkan buku panduan penulisan bernama "Khitah Menulis SINAI"

-          Website SINAI yang bisa diakses internasional, dengan alamat www.sinaimesir.com